Setelah menginjak kuliah semester 7, sering terbayang di pikiran bagaimana kondisi masa depan saya kelak khususnya setelah diwisuda.
Tanpa bermaksud meremehkan sulitnya Tugas Akhir dan kuliah-kuliah lain yang masih tersisa, tahun depan Insya Allah saya tidak berstatus lagi menjadi mahasiswa S1,
atau dengan kata lain saya akan menjalani episode kehidupan baru lagi, entah itu nantinya melanjutkan studi S2, atau bekerja / berwiraswasta, atau menganggur (yang ini semua orang pasti tidak menginginkannya).
Ada beberapa hal yang sering terbayang di benak saya, antara lain :
1.Apakah dengan kemampuan yang saya miliki sekarang -baik pengetahuan teoritis maupun skill- sudah cukup untuk bekal mencari kerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri ?
2.Apakah dengan prestasi yang telah saya peroleh sekarang -baik akademis maupun lainnya- dapat membantu saya meraih beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi?
3.Apakah kelak saya nantinya bisa menjadi orang yang mandiri dari orang tua dan bermanfaat minimal bagi keluarga ?
Terbesit rasa kekhawatiran di hati ketika saya menyadari bahwa ternyata kedua pertanyaan tersebut berjawabkan negatif (tidak cukup/tidak dapat).
Namun, terkadang ada sedikit rasa optimis ketika hati beranggapan “masa’ kuliah selama x tahun di I** tidak menjamin masa depan”, meskipun anggapan itu tidak terbukti mutlak benar.
Seringkali kita mendengar kisah sukses hidup seseorang diperoleh dengan bersusah payah dari “bawah”, dan prinsip inilah yang berusaha saya pegang dalam menghadapi hidup di dunia ini.
Akhirnya, yang terpenting menurut saya berkaitan dengan masalah ini adalah tetap berpikir positif. Saya tidak mau terjebak oleh rasa penyesalan tentang keputusan dan apa yang telah saya lakukan sebelumnya.
Terus hadapi saja masa depan dengan keyakinan akan kemampuan kita, dengan pandai-pandai memanfaatkan kesempatan yang ada, dan tentu saja dengan doa.
Setiap orang pasti mempunyai rejeki masing-masing, tinggal bagaimana usaha kita untuk mengeksplorasinya.
Bagaimana menurut Anda ? Hanya Anda sendiri masing-masing yang mempunyai jawabannya.
nggak menyesali keputusan?yes, I like it… Mikir masa depan? yup, bener banget…bcr ttg masa depan,intinya spt kata lo: mesti siap memulai dari nol.yoi,cocok banget!TA?mesti jadi batu loncatan menuju visi kita.
brur, link blog ku dong… blogmu wis tak link
ssalam kenal
blognya bagus
kunjungi blloog saya jg yak
salam kenal
Terima kasih, salam kenal juga buat Mas Zulfikar